<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/5897008872918760842?origin\x3dhttp://hernyndamaghfirap.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>


you say that you love rain, but you open your umbrella when it rains. you say that you love the sun, but you find a shadow spot when the sun shines. you say that you love wind, but you close your windows when wind blows. this is why I'm afraid....that's what you said.
Senin, 05 Agustus 2013 ; Ketika Cinta Bertajwid
saat pertama kali bertemu denganmu, aku bagaikan berjumpa dengan saktah. hanya bisa terpana dengan menahan nafas sebentar.
mungkin di matamu aku bagaikan nun mati diantara idgham bilagunnah, terlihat namun tak dianggap ada. 
aku ungkapkan perasaanku seperti idzhar, jelas dan terang.
jika mim mati bertemu ba disebut ikhfa syafawi, maka jika aku bertemu denganmu, itu disebut cinta.
sejenak pandangan kita bertemu, lalu tiba-tiba semua itu seperti idgham mutamaatsilain, melebur jadi satu.
dan setelah pertemuan itu layaknya seperti Iqlab, ditandai dengan dua hati yang menyatu.
layaknya huruf tafkhim, namamu pun bercetak tebal di pikiranku.
sayangku padamu seperti mad thobi'i di dalam Al Quran. ya. banyak dan tak terhitung.
layaknya waqaf mu'annaqah, kamu hanya boleh berhenti di salah satunya. DIA atau aku?
meskipun perhatianku tak terlihat seperti alif lam syamsiah, cintaku padamu seperti alif lam qomariyah, terbaca jelas.
kamu dan aku seperti idgham mutaqorribain, perjumpaan dua huruf yang sama makhrajnya tetapi berlainan sifatnya.
sama halnya dengan mad 'aridh dimana tiap mad bertemu lin sukun aridh akan berhenti, seperti itulah pandanganku ketika melihatmu.
semoga aku pun dapat menjadi yang terakhir untuk kamu seperti mad aridlisukun.


Label: